Setelah secara resmi disewa oleh Persib Bandung, Zulham Zamrun segera menghadiri sesi pelatihan dengan tim Bandung Maung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Dipimpin oleh pelatih Robert Albert, Zulham menjalani pelatihan menggiring bola. Dalam sesi itu ia mendapat grup dengan Febri Haryadi dan Mario Jardel. Zulham tampaknya memiliki seragam pelatihan dengan nomor 25. Namun, Persib bahkan belum mengumumkan nomor punggung resmi yang akan dikenakan Zulham dalam jadwal Liga 1. Sebelumnya, Persib secara resmi sudah  mengumumkan bahwa kembalinya pemain inti yang bermain sebagai sayap ke klub Maung Bandung. Persib merekrut Zulham selama setahun setelah membagi kontrak dengan PSM Makassar.

Zulham bukan nama asing bagi penonton sepak bola Bandung. Ia memainkan peran penting dalam memenangkan Persib untuk memenangkan edisi pertama Piala Presidensial pada tahun 2015. Dalam hal itu ia juga memenangkan gelar pribadi, yaitu sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak. Alasan saya kembali adalah keinginan saya untuk Persib dan Bobotoh (pendukung Persib) yang selalu luar biasa dalam mendukung tim, dan Zulham dikutip di situs resmi Persib. Misalnya, Zulham adalah pemain keempat yang menandatangani kontrak dengan Persib. Sebelumnya Persib secara resmi menandatangani Victor Igbonefo, Beni Oktovianto dan Teja Paku Alam.

Kedatangan Zulham menambah jumlah sayap Maung Bandung, termasuk Febri Haryadi, Frets Butuan, Ghozali Siregar dan Erwin Ramdani. Zulham tidak pernah memperkuat pangeran biru di kompetisi resmi Indonesia. Pada 2016, Zulham terluka parah, jadi dia harus beristirahat untuk waktu yang lama. Dia kemudian memilih untuk pindah ke Mitra Kukar pada 2017. Pertama dari satu musim, Zulham kemudian memilih untuk melangkah lebih dekat ke PSM Makassar. Zulham sendiri hanya ditembak lima kali ketika ia muncul di Mitra Kukar karena ia masih dilanda cedera.

PSM telah menjadi klub yang telah lama membela Zulham hingga tiga musim. Kehadiran Robert Rene Alberts di PSM disebutkan pada saat itu, yang membuat Zulham tertarik untuk berpartisipasi. Zulham juga berkontribusi untuk memperkuat tim Juku Eja sebagai yang kedua di Liga 1 2018. Pemain berusia 31 tahun ini juga membantu mengantarkan juara Piala Indonesia PSM pada 2019.