Jenis-Jenis Kelainan pada Sistem Gerak

Penyimpangan dalam sistem gerakan adalah sekelompok gangguan neurologis yang menyebabkan gerakan tubuh menjadi bermasalah, seperti masalah gerakan, gerakan yang tertunda atau gerakan yang tidak terkontrol. Apa saja penyakit yang dapat menyebabkan masalah dengan sistem pergerakan? Mari kita simak penjelasannya di artikel berikut ini. Sistem gerak tubuh terdiri dari saraf, otot, dan tulang yang bekerja bersama dan terintegrasi satu sama lain untuk menghasilkan gerakan yang ditargetkan seperti berjalan, berlari, mengumpulkan benda, menulis atau tersenyum.

1. Myasthenia gravis
Myasthenia gravis menyebabkan melemahnya otot-otot tulang dalam tubuh. Alasannya adalah gangguan komunikasi antara sel-sel saraf dengan jaringan otot, yang melemahkan pergerakan tubuh.

Gejala yang terjadi dapat bervariasi pada setiap pasien, termasuk bicara atau keparahan, suara serak, sesak napas, dan kelopak mata terkulai. Penderita juga dapat mengalami kesulitan bergerak, seperti bangun dari posisi duduk atau berdiri, mengangkat benda atau berjalan naik turun tangga.

Gejala lain yang dapat terjadi adalah masalah dengan menampilkan ekspresi wajah. Orang dengan myasthenia gravis biasanya juga mengalami masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur atau ganda, dan kesulitan dalam mengunyah dan menelan.

Secara umum, gejala myasthenia gravis terjadi ketika pasien aktif dan membaik setelah istirahat. Gejala penyakit ini bisa muncul perlahan dan cenderung memburuk jika tidak diobati.

2. Tremor

Gerakan getar yang bergetar terjadi berulang kali secara tidak sengaja. Getaran biasanya terjadi di tangan dan kepala, tetapi juga bisa terjadi di bagian tubuh lain, seperti kaki, perut, dan pita suara.

Meskipun umumnya tidak mengancam jiwa, getaran dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Orang yang mengalami getaran akan kesulitan melakukan kegiatan atau pekerjaan seperti menulis, berjalan, menyuap makanan, atau mengambil barang.

Tremor disebabkan oleh kelainan pada otak yang berfungsi mengatur gerak otot. Tremor dapat terjadi tanpa sebab yang jelas, tetapi seringkali kondisi ini merupakan gejala suatu penyakit.

3. Penyakit Parkinson
Penyakit Parkinson terjadi karena tubuh kekurangan dopamin, yang berperan dalam mengatur pergerakan tubuh. Dalam keadaan ini ada kerusakan pada sel-sel saraf di otak, mengakibatkan gerakan tubuh lambat dan tidak normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *